Kwarcab Purbalingga Visitasi 18 Gudep Mantap

Peran Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) yang berpangkalan di satuan pendidikan diantaranya memberikan arahan, bimbingan, bantuan, motivasi, dan dukungan sarana prasarana agar proses pendidikan kepramukaan di Gugus Depan (Gudep) tersebut dapat berjalan dengan baik.

“Oleh karena itu, diperlukan pembinaan dan pengembangan bagi sekolah agar mampu menjalankan pendidikan kepramukaan. Peran kepala sekolah sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) secara otomatis sangat dominan,” ungkap Sekretaris Pusat Pendidikan dan Latihan Cabang (Pusdiklatcab) Kwarcab Purbalingga, Kak Anto Kuswoyo kepada pramukapurbalingga.id, Kamis (25 Maret 2021)

Selama ini lanjut Kak Anto, banyak Gudep yang belum maksimal menjalankan peran dan fungsinya sebagai satuan pendidikan kepramukaan. Banyak peserta didik di Gudep kurang terlayani dengan baik sehingga kecakapan yang harus dimiliki peserta didik tidak sesuai dengan harapan.

“Di samping itu, banyak pembina Gudep yang kurang memahami peran Gudep sebagai satuan pendidikan kepramukaan. Mabigus masih setengah hati dalam melibatkan diri dalam kegiatan Gudepnya,” tegasnya

Ia mengungkapkan, problematika Gudep yang demikian itu tampaknya perlu segera diatasi agar Gudep mampu mengemban peran sebagai satuan pendidikan bagi peserta didik. Sebagai salah satu umpan balik terhadap pengelolaan Gudep yang baik,

khususnya Gudep yang berpangkalan di satuan Pendidikan, Kwartir Daerah Jawa lomba Gugus Depan Mantap.

“Lomba ini berdimensi pemotretan dinamika pengelolaan Gudep di pangkalan berbasis satuan pendidikan. Oleh karena hal tersebut, kegiatan-kegiatan Gudep menjadi perhatian khusus dalam memberikan penghargaan kepada pengelola Gudep itu,” ungkapnya

Ia menguraikan, kemantapan Gudep ditandai dengan kemantapan SDM, manajemen dan administrasi, dana, sarana, prasarana, kegiatan, proses, prestasi, dan kemitraan. Dengan begitu, dari Gudep tersebut, lahirlah peserta didik yang berkualitas, percaya diri, dan diyakini mempunyai karakter, kebangsaan, dan kecakapan yang baik.

Kak Anto menambahkan, Kwarcab Purbalingga menyelenggarakan visitasi Gudep Mantap mulai  Rabu – Senin (24 – 29 Maret 2021). Tujuannya menjadi media pembinaan dan pengembangan Gudep yang berpangkalan di satuan pendidikan dalam rangka evaluasi program

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan Gudep Mantap yang

mampu mendidik pramuka siaga, penggalang dan pandega menjadi manusia Indonesia yangberkarakter, trampil dan berakhlak mulia serta dapat dijadikan rujukan/percontohan bagi Gudep yang berada di sekitarnya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, di Kwarcab Purbalingga telah siap 18 Gudep Mantap, yakni SD N 1 Bojong Mrebet, SD N 1 Purbalingga Lor, SD N 1 Tunjungmuli, SD N 1 Baleraksa, SD N 3 Makam, SD N 1 Losari, SD N 1 Penaruban, MIM Kraganalan, MI N 3 Purbalingga.

Selanjutnya SMP N 1 Purbalingga, SMP N 5 Purbalingga, SMP N 1 Bobotsari, MTs Minhajut Tholabah, SMK N 1 Kutasari, SMK N 1 Bukateja, SMA N 1 Rembang, SMK N 1 Kaligondang, MA Minhajut Tholabah

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *